Karakteristik alam Kabupaten Murung Raya dengan luas
wilayah sekitar 23.700 Km², didominasi oleh pegunungan
dan perbukitan, hulu sungai, dan riam-riam. Kondisi
topografi yang demikian antara lain menyebabkan udaranya
terasa dingin dan agak lembab dengan curah hujan
rata-rata sekitar 3.000 mm per tahun. Temperatur udara
rata-rata berkisar 22º-35ºC, dengan kelembaban nisbi
rata-rata 85%. Fungsi kawasan di bagian Utara wilayah
ini menjadi sangat penting, terutama sebagai haparan
emas hijau hutan hujan tropis yang masih asli dengan
keanekaragaman hayati yang tinggi, juga sebagai menara
air (water reservoir) bagi sungai-sungai utama di
wilayah Kalimantan, khususnya Sungai Barito yang
memiliki panjang mencapai 900 km.
Indeks Pendidikan (IP).
Indeks Pendidikan sebagai salah satu komponen utama IPM,
merupakan nilai rata-rata dari variabel Angka Melek
Huruf (AMH) dan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS). Pada
periode tahun 2003- 2004, Indeks Pendidikan Kabupaten
Murung Raya cenderung mengalami peningkatan dari tahun
ke tahun. Akan tetapi jika diperhatikan angka
perkembangan tahunannya, menunjukan trend penurunan.
Periode tahun 2005-2007 meningkat sebesar 0,66 poin,
namun pada periode tahun 2008 hanya meningkat sebesar
0,42 poin.
Indeks
Daya Beli.
IDB sebagai
komponen utama IPM, merupakan indikator dengan fluktuasi
perubahan yang dinamis, sebab indeks ini sangat
dipengaruhi oleh kondisi eksternal Kabupaten Murung
Raya, baik regional, nasional maupun internasional,
seperti halnya kebijakan fiskal dan moneter serta
perkembangan trend investasi. Terdapat beberapa faktor
yang sangat berpengaruh terhadap dinamika naik turunnya
kekuatan daya beli masyarakat, yaitu faktor pendapatan
dan inflasi (tingginya harga barang dan jasa). Periode
tahun 2005-2006, indeks daya beli meningkat sebesar 2,5
poin dan pada periode tahun 2007-2008 sebesar 2,3 poin.
Kemampuan Daya beli masyarakat di Kabupaten Murung Raya
yang dihitung berdasarkan pengeluaran konsumsi perkapita
riil pada tahun 2006 mencapai Rp.541.520,- dan pada
tahun 2007 mencapai Rp.616.400,- Angka capaian ini terus
meningkat hingga pada tahun 2008, mencapai Rp.627.400.
Hal ini disebabkan selain adanya perbedaan metode
perhitungan, dimana PDRB perkapita dilihat dari sisi
pendapatan (produksi) sedangkan daya beli diukur dari
sisi pengeluaran
Prosentase luas Kabupaten Murung Raya
No
Kecamatan
Luas
Persentase
1
Laung Tuhup
1,611
6.80
2
Murung
730
3.08
3
Permata Intan
804
3.39
4
Sumber Barito
2,797
11.80
5
Tanah Siang
1,239
5.23
6
Batura
1,500
6.33
7
Tanah Siang Selatan
310
1.31
8
Sungai Babuat
423
1.78
9
Seribu Riam
7,023
29.63
10
U'ut Murung
7,263
30.65
Total
23,700
100.00
PDRB PERKAPITA 2004-2009
Tahun
Pendapatan Regional
Perkapita (Rp)
Harga
berlaku
Harga
konstan
2004
11,177,591
7,731,840
2005
10,950,107
7,369,155
2006
9,808,839
7,327,065
2007
10,951,128
7,525,724
2008
11,756,223
7,667,990
2009
12.860.430
8.110,280
Sumber : Bank Data Litbang Bapppeda Murung Raya
2010
Undang-undang No.9 2009
Tentang Badan Hukum Pendidikan
Undang-undang No.4 2009
Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara
Undang-undang No.1 2009
Tentang Penerbangan
Undang-undang No.42 2008
Tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden
Peraturan Pemerintah No.41 2007
Tentang Pedoman Organisai Perangkat daerah
Perizinan IMB
Izin Tempat Usaha (SITU)
Ijin Domisili (SIDOM)
Ijin Gangguan (HO)
Ijin Pemasangan Reklame
Tanda Daftar Perusahaan
(IUI) dan (TDI)
Ijin Usaha Perdagangan
Tanda Daftar Ruang
Penumpukan Hasil Hutan